Kamis, 03 Agustus 2017

27 Penyebab Bau Mulut Yang Tidak Sedap

27 Penyebab Bau Mulut Yang Tidak Sedap
Kenali Penyebab bau mulut yang tidak sedap yang akan saya bahas di bawah ini?
Bau mulut adalah masalah kesehatan umum yang sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari orang-orang. Aroma offenssive dari mulut sangat tidak menyenangkan bagi mereka yang bersentuhan dengan pernapasan yang buruk. Masalahnya akan berlipat ganda oleh trauma psikologis yang menyebabkan depresi. Penderita dari masalah ini harus diisolasi dari masyarakat. Hal ini bahkan bisa menyebabkan ketidak harmonisan perkawinan.

Berbicara secara harfiah, semua manusia adalah badbreathres. Rongga mulut mengandung jutaan bakteri anaerob seperti fusobacterium dan actinomyces yang bekerja pada protein bahan makanan dan membuat mereka terjepit. Proses ini menghasilkan pembentukan gas offensip seperti hidrogen sulfida, metil mescaptan, cadaverin, skatol, putresin yang menyebabkan bau tak sedap. Jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik semua akan menderita bau mulut. Sebagian besar dari kita mengendalikan ini dengan menyikat gigi, membersihkan lidah dan berkumur secara teratur. Bahkan setelah merawat kebersihan di mulut beberapa individu menderita bau offenssive karena berbagai sebab yang harus didiagnosis dan diobati dengan baik.

Beberapa penyebab umum bau mulut :

1) Kebersihan mulut yang buruk:

Jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik oleh anda, mulut menjadi tempat berjam-jam bagi jutaan bakteri yang menghasilkan gas offensip dengan merendahkan puing-puing makanan. Bau mulut parah pada mereka yang tidak menyikat gigi secara rutin/teratur dan membersihkan mulut setelah setiap makan. Makanan ringan yang dibawa peralihan makan juga bisa menghasilkan bau mulut karena pembersihan yang tidak tepat.
Badbreath biasa terjadi di hampir semua orang di pagi hari saat bangun tidur. Saat tidur kurang ada produksi air liur. Siva telah mendapat beberapa sifat antibakteri yang membantu menjaga mulut tetap bersih. Saliva mengandung molekul oksigen yang dibutuhkan untuk membuat rongga mulut aerobik. Jadi pengurangan kuantitas itu selama tidur membuat kondisi yang menguntungkan untuk bakteri anaerob.

2) Kebiasaan makan jorok:

Penyebab utama bau busuk adalah karena degradasi protein oleh bakteri dan karenanya semua produk makanan yang kaya protein nikmatnya bau mulut. Daging, ikan, produk susu, telur, kue, kacang-kacangan, pir dan ect bisa menyebabkan bau mulut. Beberapa artikel makanan bisa menghasilkan jenis bau tertentu yang mungkin tidak enak. Bawang mentah bisa menghasilkan bau busuk khas. Dikatakan bahwa apel sehari membuat dokter pergi, sebuah bawang mentah sehari membuat semua orang menjauh. Mengkonsumsi kacang tanah juga bisa menghasilkan bau busuk. Namun jika pembersihan yang tepat dilakukan, bau bisa dikurangi terlepas dari sifat makanannya. Ketidakberesan dalam waktu makanan juga bisa menghasilkan bau mulut. Artikel makanan kecil yang diambil di sela makanan juga bisa menghasilkan bau busuk.

3) Biofilm:

Ada formasi lapisan lengket tipis yang disebut biofilm pada lidah dan mukosa oral. Lapisan ini tebal pada aspek posterior lidah dimana jutaan bakteri gram negatif terlihat. Lapisan tebal di lidah selalu dikaitkan dengan badbreath. Bahkan biofilm tipis pun bisa membuat kondisi anaerobik menguntungkan bagi proliferasi bakteri.

4) Karies gigi:

Ini adalah proses destruktif yang menyebabkan decalcification dengan gangguan email dan dentin sehingga terjadi cavitisasi pada gigi. Ini diproduksi terutama oleh lactobacilli. Partikel makanan diendapkan di dalam rongga ini dan dikubur oleh bakteri anaerob yang menghasilkan bau busuk. Penyikatan normal tidak akan menghilangkan puing-puing makanan dengan mudah dan karenanya mereka benar-benar terbaring. Karies sering terjadi pada anak-anak yang sedang bersekolah dan pada mereka yang tidak menjaga kebersihan mulut. Kadar kalsium dan vitamin juga bisa menjadi predisposisi karies.

5) Gingivitis:

Gum adalah selaput lendir dengan jaringan penghubung pendukung yang menutupi batas bantalan gigi rahang. Fungsi utama permen karet adalah perlindungan. Gingivitis adalah radang getah. Daus terhadap berbagai penyebab jaringan gusi terinfeksi sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan pelepasan. Jika kondisinya memburuk, infeksi menyebar ke daerah peridontal yang menyebabkan pelepasan terus menerus yang disebut pyorrhoea. Beberapa kali infeksi berlangsung dalam menghasilkan abses alveolar dengan keluarnya nanah. Infeksi bahkan bisa sampai ke tulang yang menyebabkan osteomielitis. Semua kondisi ini bisa menghasilkan bau offenssive.

6) Pencabutan gigi:

Saat gusi ditarik dari gigi, sebuah gap dikembangkan yang akan membawa partikel makanan dan menyebabkan bau mulut.

7) Plak gigi dan endapan karang gigi; Plakat dan karang gigi didepositkan terutama pada celah antara gigi dan gusi. Ini akan memberi tempat berlindung bagi sisa makanan dan jbakteri yang menyebabkan bau mulut.

8) lesi ulseratif & pelapis:

Hampir semua lesi ulseratif pada mulut berhubungan dengan bau mulut. Lesi ini mungkin disebabkan oleh bakteri, virus, alergi makanan atau karena gangguan autoimun. Ulkus mayor adalah lesi ulseratif awam yang paling umum. Yang lainnya adalah herpes, infeksi jamur, vincents angina, mononucleosis infeksius, demam berdarah, difteri, reaksi obat dan lain-lain. Ulkus kanker menghasilkan bau mulut yang parah. Semua infeksi jamur menghasilkan lapisan putih (candidiasis). Leucoplakia adalah whIte kental menempel pada selaput lendir mulut & lidah. Hal ini dianggap sebagai kondisi prakanker. Nafas yang tidak sedap dikaitkan dengan kondisi ini.

9) Penyakit kelenjar ludah:

Air liur sangat berguna untuk memasok oksigen ke seluruh bagian rongga mulut. Bahkan lapisan tipis lapisan yang disebut biofilm bisa memberikan kondisi anaerob di mulut. Air liur bisa membasahi lapisan ini dan membuat kondisi aerobik yang tidak menguntungkan bagi bakteri. Setiap kondisi yang mengurangi produksi air liur dapat meningkatkan aktivitas bakteri. Beberapa kali saluran air liur terhambat oleh batu atau tumor. Peneliti kelenjar liur dikaitkan dengan bau tak sedap. Dalam pemakaian parotitis suppurative purulant yang masuk ke mulut menyebabkan bau mulut.

10) Tonsilitis:

Amandel adalah sepasang jaringan limfoid yang terletak di dinding lateral orofaring. Peradangan amandel disebut tonsilitis. Bau mulut terlihat pada tonsilitis akut dan kronis. Abses quinsy atau peritonsillar juga bisa menghasilkan bau mulut.

11) Tonsillar plak & cairan tonsillar:

Jika bau mulut tetap ada bahkan setelah merawat kebersihan mulut yang tepat, ada kemungkinan kondisi ini. Cairan serasi yang dikuatkan dari lipatan amandel sangat offensip. Beberapa pasien mengeluh bahwa mereka menjajakan beberapa bahan cheesy dari tenggorokan; yang sifatnya sangat ofensif. Ini terbentuk di dalam kunyah tonsil yang mengandung ribuan bakteri. Dalam kondisi seperti itu tonsilektomi memberi kelegaan yang tidak disengaja dari bau mulut.

12) Faringitis & abses faring:

Faring adalah tabung fibromuskular yang membentuk bagian atas saluran pencernaan dan pernafasan. Inflasi faring disebut faringitis, terutama disebabkan oleh bakteri dan virus. Bau mulut hadir dalam faringitis disertai tanda lain seperti batuk dan iritasi tenggorokan. Abses di dinding pharynx juga bisa mengeluarkan cairan keluar nanah ke dalam tenggorokan.

13) Gigi palsu:

Pengguna gigi tiruan mungkin mengeluh tentang bau busuk karena mengangkut puing-puing makanan kecil di antaranya. Penyikatan yang tepat mungkin tidak mungkin terjadi pada pengguna gigitiruan terutama gigi tiruan tetap.

14) Tembakau:

Mengunyah tembakau dikaitkan dengan bau mulut. Bau tembakau itu sendiri tidak menyenangkan bagi orang lain. Tembakau bisa mengiritasi selaput lendir dan menyebabkan bisul dan lapisan. Gingivitis dan pyorrhoea biasa terjadi pada pengunyah tembakau. Tartar diendapkan pada gigi terutama di dekat gusi. Pengunyah tembakau mendapatkan keasaman lambung dengan erosi. Semua ini menyebabkan bau offenssive.

15) Merokok:

Perokok selalu memiliki bau busuk. Hal ini juga dapat menghasilkan lesi di mulut & paru-paru yang menyebabkan bau mulut. Mencegah peningkatan karbon dioksida di rongga mulut & mengurangi tingkat oksigen, menyebabkan kondisi bakteri yang menguntungkan. Merokok mengurangi nafsu makan & haus maka penyakit asam peptik biasa terjadi pada perokok berantai.

16) Lesi di hidung & telinga:

Bau mulut terkadang terlihat pada sinusitis (infeksi sinus nasal). Dalam kasus post nasal menetes bau mulut umum terjadi karena adanya protein dalam pembuangan. Protein ini terdegradasi oleh bakteri. Infeksi di telinga tengah dengan keluarnya nanah ke tenggorokan melalui tabung eustachius (bagian dari telinga tengah ke tenggorokan) juga bisa menyebabkan bau tak sedap. Rhinitis kronis (infeksi selaput lendir hidung) dan badan forign di hidung juga bisa menghasilkan bau busuk di udara yang kadaluarsa.

17) Diabetes melitus:

Sebagian besar semua pasien diabetes menderita bau mulut. Lidah dilapisi, ulkus & lapisan di mulut, tingkat gula meningkat dalam jaringan juga bertanggung jawab atas bau mulut. Pertumbuhan bakteri pada pasien diabetes sangat cepat dibandingkan individu non diabetes.

18) Demam:

Bau mulut biasa terjadi di hampir semua demam. Bahkan demam akut pun bisa menghasilkan bau mulut. Bau mulut yang parah terlihat pada penyakit tipus. Penyakit menular lainnya seperti Tuberkulosis, AIDS dll menyebabkan bau busuk.

19) Puasa dan dehidrasi:

Mulut kering lebih menyukai aktivitas bakteri. Jadi setiap kondisi yang menghasilkan kekeringan di mulut membuat nafas offenssive. Meski partikel makanan diketahui menghasilkan bau mulut, puasa juga bisa menghasilkan hal yang sama. Produksi air liur juga berkurang saat berpuasa. Mengunyah dan menelan juga membantu menjaga mulut tetap bersih.

20) Pasien terbaring di tempat tidur:

Pasien yang terbaring di tempat tidur menderita nafas offensip karena lapisan tebal di lidah. Asupan air juga terbatas pada pasien tersebut. Regurgitasi makanan memperburuk kondisi. Karena mereka berbicara sedikit aerasi di rongga mulut berkurang yang menguntungkan bakteri anaerob untuk menjadi aktif.

21) Penyakit perut & kerongkongan:

Ereksi gas dan makanan menghasilkan bau yang tidak enak. Abnormalitas fungsi sfingter bawah dapat memungkinkan makanan untuk muntah ke atas menyebabkan bau mulut. Bau mulut juga sering terjadi pada gastritis, tukak lambung dan kanker perut.

22) Penyakit usus:

Bau mulut sering terjadi pada pasien yang menderita lesi ulseratif usus seperti kolitis ulserativa. Penyakit lainnya adalah malaSindrom penyerapan tuberkulosis usus, peritonitis ect.

23) Penyakit paru-paru:

Penyakit paru-paru seperti pneumonia, abses paru, bronkitis kronis, bronkiektasis, tuberkulosis, kanker paru-paru dapat menyebabkan bau busuk saat kadaluarsa.

24) Kelainan hati:

Penyakit hati seperti hepatitis, sirosis, dapat menyebabkan bau mulut. Mengandung penyakit kandung kemih dengan muntah juga menyebabkan bau tak enak.

25) Pasien psikiatri:

Bau mulut biasa terjadi pada pasien psikotik karena kebersihannya buruk, kebiasaan makan tidak teratur, kurang asupan air dan lain-lain.

26) Kelainan somatisasi:

Ini adalah gangguan kejiwaan yang dicirikan oleh adanya gejala fisik yang menandakan adanya penyakit medis. Pasien ini datang dengan keluhan fisik seperti rasa sakit, mual respirasi sulit, bau busuk. Kondisi ini didiagnosis setelah pemeriksaan pasien secara mendetail dengan semua investigasi. Karena ini adalah gangguan kejiwaan yang harus dikelola dengan pendekatan psikologis.

27) Jengkol Dan Pete:

Termasuk makanan favorit di indonesia begitu banyak orang yang menyukai jenis makanan ini. Tahukan anda bahwa di dalam jengkol dan pete mengandung zat yang menyebabkan bau mulut makanya kalau orang yang habis makan jengkol dan pete pasti nafasnya tidak enak alias bau.

Artikel Terkait

Seseorang blogger pemula masih baru dalam menekuni dunia blogging, Yang tujuanya jelas dalam menulis blog.

12 komentar

Banyak juga ya penyebabnya. Tapi biasanya sih yang saya temuin gara gara abis makan jengkol sob. Hahaha :D

ternyata ada faktor non teknis juga ya.. makash gan infonya.

mantap gan jadi tau sebab2 bau mulut nih, tx ya

ya ampun banyak banget penyebab bau mulut😁 kira2 obat kumur bisa gak menghilangkan bau mulut untuk sementara?

Wah mantap gan, ternyata banyak penyebab bau mulut, thanks gan untuk sharingnya, sangat bermanfaat...

Hahaha bener juga gan untung ngingetin, udah tek tambahin jadi 27 ya :D

Semoga bermanfaat bagi kita semua...

Silahkan berkomentar jika ada pertanyaan seputar topik pembahasan diatas.
Dilarang Keras!!!:
1. No Spam
2. Jangan sisipkan link aktif
3. Komentar berbau sara
Langsung saya hapus!!!
EmoticonEmoticon